Peran Community Organizer dalam Layanan Komprehensif Berkesinambungan

» 2013-07-23 12:28:04 | 701 pembaca
Pertemuan Community Organizer (CO) merupakan pertemuan yang diadakan untuk mengetahui efektivitas dan kapasitas CO dalam memfasilitasi peran kader dimasyarakat. Pertemuan diawali dengan perkenalan masing-masing peserta dan dilanjutkan dengan pembukaan oleh asisten koordinator KPA Kota Denpasar. Dalam pertemuan yang berlangsung dari pukul 11.00 Wita sampai 13.00 wita yang bertempat di Ruang Pertemuan KPA Kota Denpasar pada hari Selasa (23/7) dihadiri oleh sekitar 25 orang petugas lapangan dari Yayasan Kerti Praja serta CO terlatih yang ditugaskan di masing-masing layanan kesehatan (puskesmas) yang menjalankan program LKB.
Community Organizer dibentuk sebagai salah satu solusi untuk mendorong aktif kader dalam terjun di masyarakat. Peran penting kader HIV atau dikenal dengan KDPA (Kader Desa Peduli AIDS dan Narkoba) dimana memberikan peran dalam memberikan komunikasi, informasi dan edukasi kepada masyarakat baik secara komunal dan personal namun diharapkan juga mampu menjangkau masyarakat yang merasa diri berisiko secara sadar mengakses layanan kesehatan. Integrasi peran CO dalam Layanan Komprehensif Berkesinambungan (LKB) tidak lain adalah mengkoordinasikan kegiatan kader LKB dan juga Pendidik Sebaya pada populasi kunci untuk peningkatan akses ke layanan kesehatan, selain juga meningkatkan komunikasi perubahan perilaku serta meningkatkan peran jejaring CO dengan kader dalam perannya di masyarakat.
Salah satu peserta mengungkapkan “sejauh ini, peran aktif kader HIV yang terjun dimasyarakat baru sebatas sosialisasi dalam bentuk penyuluhan di banjar dan desa pakraman serta beberapa waktu juga membagikan kondom kepada masyarakat yang dianggap berisiko, untuk itu diharapkan fungsi aktif kader tidak hanya sebatas pemberian KIE tetapi juga mampu untuk merujuk klien yang merasa diri beriko ke layanan kesehatan terdekat”. “klien atau masyarakat yang berisiko diharapkan dirujuk oleh kader untuk deteksi dini apakah kemungkinan terkena gejala infeksi menular seksual (IMS) ataupun HIV pada klien” ungkap asisten koordinator KPA Kota Denpasar. Anna selaku petugas CO yang bertugas di Puskesmas II Denpasar Barat menyatakan “kader kembali aktif bergerak dalam memberikan informasi di masyarakat,sejauh ini pelaksanaan penyuluhan dilaksanakan dibarengi dengan rapat di banjar atau sekaligus pada saat posyandu ataupun pada saat arisan Ibu PKK, biasanya kita memberikan informasi sela-sela kegiatan tersebut. Mereka mulai aktif bergerak, tinggal bagaimana kegiatan ini bisa terus berjalan secara berkesinambungan” ungkapnya (Dk)


Short URL untuk Postingan Ini: Bagi Ke :


Artikel Terkait

Tidak ada artikel terkait

Kalender Event

twitter facebook
Arsip

Twitter


Fans Page Facebook


Statistik Pengunjung


241203

Pengunjung hari ini : 32
Total pengunjung : 31785

Hits hari ini : 266
Total Hits : 241203

Pengunjung Online: 1


Kontak


Komisi Penanggulangan AIDS Kota Denpasar
Jalan Melati No 21 Dangin Puri Kangin Denut
Email: kpadenpasar@gmail.com
Tlp. 0361.264471 - Fax. 0361 264478